Text
JANUR IRENG
Seseorang di damping sugik terbatuk-batuk, lalu muntah darah. Sugik terkesiap mundur melihat semua tamu speerti kesurupan. Orang-orang berteriak, para pemain gamelan membentur-benturkan kepalanya, para perempuan menjambaki rambut dan mencakar-cakar wajah.
Di tengah keriuhan itu, akhirnya sugik dapat melihat sosok mempelai pria. Ia berdiri gagah dengan pakaian khas Jawa. Hanya saja, tidak ada kepala di atas tubuh itu.
| P00001JANUR.I | 813 MAN j | My Library (8) | Tersedia |
| P00002JANUR.I | 813 MAN j | My Library (8) | Tersedia |
| P00003JANUR.I | 813 MAN j | My Library (8) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain